Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Featured Posts

  • Alasan Mengapa Bisnis Baru Lebih Sering Gagal

    Sebuah bisnis yang baru saja didirikan biasanya sangat rentan gagal, terutama di satu sampai tiga tahun pertama. Bahkan, menurut Small Business Association sebanyak 30% dari bisnis baru gagal mencapai tahun keduanya....

  • Menaklukkan Ketakutan Mendirikan Usaha

    Cerita tentang beberapa pengusaha Indonesia yang sukses dalam berbisnis di tingkat internasional, yang semuanya berawal dari kegagalan ...

  • Gedung Pencakar Langit, Ciri Khas Krisis Bakal Menerjang

    Pembangunan gedung pencakar langit sangat erat kaitannya dengan pertanda krisis. Menurut Barclays, ada hubungan tidak sehat dalam dua hal ini. Dua contoh paling nyata adalah pembangunan Gedung Empire State menjelang Amerika mengalami depresi keuangan....

Selasa, 22 Januari 2013

Indonesia Pertahankan Bea Keluar Progresif CPO


JAKARTA, KOMPAS.com — Meski Malaysia menempuh langkah revolusioner dengan memangkas bea keluar crude palm oil (CPO) hingga nol persen, Indonesia tidak akan reaksioner mengikuti langkah tersebut. Indonesia akan tetap mempertahankan sistem bea keluar CPO progresif, yang dihitung berdasarkan referensi harga internasional.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, di Jakarta, Selasa (22/1/2013).

"Biar saja mereka pilih kebijakan seperti itu. Indonesia tak mau ikut-ikutan. Kita harus konsisten jika ingin berhasil dalam proyek hilirisasi CPO. Jadi, negara lain mau menerapkan kebijakan seperti apa, kita harus tetap konsisten. Sekarang India juga mau terapkan bea masuk, kita tunggu saja kejelasannya seperti apa," katanya.

Senin, 21 Januari 2013

Kisah Sukses Penjual Perhiasan India Menjadi Miliarder


KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Ada kisah menarik yang patut disimak mengenai seorang pedagang perhiasan di India. TS Kalyanaraman, namanya. Dia sangat disayangi oleh pelanggannya karena melakukan transparansi terhadap penjualan emas di India. Namun, di sisi lain, langkahnya ini dibenci para pesaingnya.

Kalyanaraman pertama kali membuka toko emas di negara bagian Kerala tahun 1993. Dalam menjalankan bisnisnya, dia mengajarkan pelanggan bagaimana menguji kemurnian emas untuk menghindari penipuan. Dia juga merupakan pedagang perhiasan pertama di kota tersebut yang menetapkan harga pada koleksi perhiasan dan permatanya. Langkahnya tersebut sempat menyebabkan pihak kompetitor marah dan menuduh dirinya mengacaukan perdagangan.

Harga Minyak Kelapa Sawit Terangkat Pajak Ekspor Malaysia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak kelapa sawit alias Crude Palm Oil (CPO) terkerek naik. Spekulasi ekspor dari Malaysia yang bakal meningkat pasca-pemberlakuan pajak ekspor 0% sejak awal tahun ini menjadi salah satu penyebabnya.

Harga CPO untuk kontrak pengiriman April 2013 di Bursa Malaysia, kemarin (21/1) pukul 16.45 WIB, naik 0,87% menjadi RM 2.421 dibanding harga sehari sebelumnya. Sementara, harga CPO untuk pengiriman April 2013 di Bursa Komoditi dan Derivatif, kemarin, terkoreksi 0,19% menjadi Rp 7.700 per ton.
Data ekspor CPO di Malaysia pada 20 hari pertama bulan ini melemah 17% dibanding periode yang sama di Desember 2012. Angka ini lebih baik dari penurunan ekspor dalam 10 hari pertama yang mencapai 25%.

Rabu, 11 Januari 2012

RI Bakal Jadi Pasar Timah Internasional

VIVAnews - Dukungan untuk membentuk pasar timah internasional di dalam negeri terus mengalir. Setelah PT Timah Tbk dan PT Kobatin sepakat menjual hasil produksi timahnya melalui bursa ICDX dengan kode INATin, kini giliran sejumlah pengusaha smelter di Bangka Belitung mengalirkan dukungannya.

ICDX adalah pasar derivatif untuk produk timah yang memperdagangkan timah produksi Indonesia dengan kode INATin.

Menurut Presiden Asosiasi Timah Indonesia (ITA), Hidayat Arsani, sebelumnya ITA yang menaungi lebih kurang 20 pengusaha smelter di Bangka Belitung, menolak untuk menjual hasil produksinya melalui ICDX.  

Gedung pencakar langit, ciri khas krisis bakal menerjang

LONDON. Barclays Capital melakukan penelitian dan menyimpulkan bahwa pembangunan gedung pencakar langit sangat erat kaitannya dengan pertanda krisis. Menurut Barclays, ada hubungan tidak sehat dalam dua hal ini.
Dua contoh paling nyata adalah pembangunan Gedung Empire State menjelang Amerika mengalami depresi keuangan secara besar dan pendirian Burj Khalifa menjelang Dubai bangkrut.
Dua negara besar yang tengah gencar melakukan pembangunan gedung pencakar langit yaitu China dan India.